Tragedi Gunung Pelle Tahun 1902 Bencana Vulkanik Yang Paling Mematikan.

Metronewsindonesia.com 06/03/2026 Kisah bencana alam dari awal abad ke-20 ini benar-benar membuat kita merinding membayangkan betapa kecilnya nyawa manusia di hadapan murka alam! Tragedi letusan Gunung Pelée pada tahun 1902 adalah 1 dari sekian banyak bencana vulkanik paling mematikan dalam sejarah peradaban modern, yang sanggup menyapu bersih sebuah kota metropolitan dalam sekejap mata.

Pada pagi hari tanggal 8 Mei 1902, warga kota Saint-Pierre di Pulau Martinik masih beraktivitas dengan normal. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa kiamat kecil sedang mengintai dari arah puncak gunung. Tiba-tiba, tanpa ada peringatan yang cukup, Gunung Pelée memuntahkan awan panas piroklastik raksasa dengan suhu mencapai lebih dari 1000 derajat Celcius. Awan pembawa maut ini meluncur turun menyapu lereng menuju arah kota dengan kecepatan ratusan kilometer per jam.

Hanya dalam waktu kurang dari 3 menit, kota Saint-Pierre yang tadinya sangat megah dan dijuluki sebagai “Paris di Karibia” langsung berubah wujud menjadi neraka abu dan lautan api. Sedikitnya 30.000 nyawa manusia lenyap seketika, hangus terbakar tanpa sempat melarikan diri atau sekadar berteriak meminta pertolongan. 1 kota yang sangat sibuk di pagi hari, mendadak senyap menjadi kota hantu mati pada sore harinya. Ini adalah 1 pengingat gelap bahwa alam bisa mengambil kembali segalanya kapan saja ia mau.

Sumber : Akun Facebook RAKON TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *