Metronewsindonesia.com Suasana malam Ramadan 1447 Hijriah di Desa Sampali, wilayah hukum Polsek Medan Tembung, sempat memanas pada Sabtu (28/2/2026).
Puluhan warga mendatangi sebuah gudang yang disebut kerap dijadikan tempat minum tuak dan karaoke saat umat Islam tengah melaksanakan salat Tarawih.
Warga mengaku aktivitas tersebut berlangsung hampir setiap malam dan menimbulkan kebisingan yang dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah. Dalam video yang beredar, terdengar sejumlah warga meluapkan kekesalan mereka.
Menurut keterangan di lokasi, teguran sebelumnya disebut sudah pernah disampaikan kepada pihak terkait. Namun, warga menilai aktivitas tersebut tetap berlanjut.
Ketegangan sempat terjadi di lokasi, tetapi situasi berangsur kondusif dan warga akhirnya membubarkan diri.
Masyarakat berharap aparat kepolisian, khususnya Polrestabes Medan, dapat meningkatkan patroli dan pengawasan selama bulan Ramadan agar suasana tetap aman, tertib, dan saling menghormati.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait langkah lanjutan atas peristiwa tersebut.
Warga menegaskan, mereka hanya ingin Ramadan berjalan dengan tenang dan penuh kekhusyukan tanpa gangguan.
Sumber : Akun Facebook Medan Daily






