Metronewsindonesia.com Sebuah pesawat kargo milik Pelita Air Service jatuh di wilayah Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Insiden ini m€new4skan pilot tunggal yang mengoperasikan pesawat.
Pesawat jenis Air Tractor AT‑802 dengan registrasi PK‑PAA itu sedang melakukan misi pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) untuk daerah terpencil dalam program BBM Satu Harga. Tidak ada penumpang lain di dalam pesawat, karena pesawat hanya mengangkut kargo.
Menurut laporan, pesawat lepas landas dari Bandara Long Bawan sekitar pukul 12.10 WITA menuju Tarakan. Sekitar 10–20 menit kemudian, sinyal darurat (ELT) terdeteksi. Tim SAR dan TNI menemukan pesawat dalam kondisi h4ncvr dan terb4k4r di perbukitan Kecamatan Krayan Timur. Pilot, Capt. Hendrick Lodewyck Adam (54), dinyatakan t€w4s di lokasi.
Manajemen Pelita Air memastikan pesawat dalam kondisi laik terbang sebelum penerbangan dan rutin menjalani pemeriksaan perawatan. Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Pelita Air sedang melakukan investigasi untuk menentukan penyebab kecelakaan.
Insiden ini menjadi peringatan penting terkait penerbangan kargo ke wilayah terpencil, yang sering menghadapi kondisi cuaca dan medan sulit. Pihak berwenang meminta masyarakat untuk menunggu hasil investigasi resmi sebelum menyebarkan informasi lebih lanjut.
Sumber : Akun Facebook Mata S






