Metronewsindonesia.com 22/05/2026 Warga se-Wilayah Provinsi Jambi mendadak diliputi kegelapan total setelah aliran listrik mati serentak mulai Jumat Petang, dan Kemungkinan baru bisa menyala kembali sepenuhnya pada Sabtu dini hari sampai subuh informasinya.. Pemadaman berlangsung di perkirakan 8 jam penuh, membuat warga kesulitan beraktivitas hingga subuh.
Berdasarkan keterangan warga, pemadaman mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Tidak ada tanda-tanda atau pemberitahuan sebelumnya. Seketika itu juga, seluruh penerangan jalan, lampu rumah, ruko, hingga fasilitas umum langsung padam. Suasana kota yang biasanya ramai dan terang, seketika berubah sepi dan gelap gulita.
Karena mati lampu berlangsung semalaman, banyak warga terpaksa menggunakan lilin, senter, atau lampu darurat. Udara malam yang cukup panas membuat warga semakin terganggu karena kipas angin dan pendingin ruangan tidak bisa dinyalakan. Aktivitas rumah tangga terhenti, makanan tidak bisa dimasak, dan banyak warga memilih tidur lebih awal karena tidak ada yang bisa dikerjakan dalam kegelapan.
Para pedagang dan pemilik usaha juga merugi. Warung dan toko terpaksa tutup lebih awal karena tidak ada penerangan, sementara barang dagangan yang memerlukan pendinginan khawatir rusak akibat kulkas yang mati berjam-jam. “Sangat merugikan, kami sudah tutup toko lebih cepat, dan semalaman tidak bisa berbuat apa-apa. Panas dan gelap sekali,” ujar salah satu pedagang di Pasar Angso Duo.
Kemungkinan pukul 05.00 WIB pagi nanti aliran listrik mulai berangsur pulih. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang lagi, mengingat dampak kerugian dan kesulitan yang dirasakan cukup besar bagi seluruh masyarakat.(De)






